Persib Tak Tambah Pemain, Igor Tolic Pede dengan Skuad Minimalis

Persib Tak Tambah Pemain, Igor Tolic Pede dengan Skuad Minimalis

Bima Bagaskara - detikJabar
Minggu, 27 Sep 2026 13:00 WIB
Persib Bandung.
Igor Tolic dan para pemain Persib Bandung. (Foto: Dok. Persib Bandung)
Bandung -

Bursa transfer Super League 2026/2027 telah ditutup. Persib Bandung memilih tidak menambah pemain baru setelah sebelumnya mendatangkan delapan pemain untuk memperkuat skuad musim ini.

Dengan demikian, Maung Bandung kini memiliki 27 pemain. Jumlah tersebut akan menjadi amunisi Persib untuk menghadapi empat kompetisi sekaligus, yakni Super League, AFC Champions League Two (ACL 2), ASEAN Club Championship, dan League Cup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keputusan Persib menutup bursa tanpa tambahan pemain sempat menjadi sorotan. Sebab, padatnya agenda di empat kompetisi membuat kebutuhan akan kedalaman skuad menjadi salah satu perhatian.

Namun, pelatih Persib Igor Tolic memiliki pandangan berbeda. Ia menilai komposisi 27 pemain yang ada saat ini sudah cukup dengan mempertimbangkan karakter dan kemampuan setiap pemain.

ADVERTISEMENT

"Saya sangat senang dengan tim ini. Saya pikir perekrutan pemain di bulan Juni, Juli dan Agustus berjalan luar biasa. Kami mendapatkan MVP (Peralta), kita mendapatkan pemain-pemain yang sangat, sangat bagus. Semua pemain kita memiliki karakter berbeda," kata Igor.

Igor kemudian menggunakan Manchester City sebagai gambaran untuk menjelaskan bagaimana sebuah tim tidak harus memiliki pemain dengan karakter yang sama di setiap posisi.

"Jadi saya ingin mengomentari beberapa hal yang perlu saya jelaskan. Saya akan pakai contoh Manchester City. Jika Manchester City punya penyerang bernama Haaland, tahu siapa yang ada di bangku cadangan jika Haaland tidak bermain? Apakah Harry Kane? Atau mungkin Lewandowski?" ucapnya.

"Pilihan pertamanya adalah Semenyo. Jadi Haaland adalah satu hal, Semenyo adalah hal yang berbeda. Apakah mereka pemain yang sama? Tidak. Dan tahu siapa opsi nomor tiga? Phil Foden. Bayangkan Phil Foden bermain sebagai nomor sembilan," lanjut Igor.

Menurut Igor, Persib pun memiliki banyak pemain dengan karakter berbeda yang bisa digunakan untuk kebutuhan taktik, terutama di posisi penyerang seperti Balsa Sekulic, Mariano Peralta, Luka Menalo, Ragnar Oratmangoen, dan pemain lainnya.

"Kami punya Balsa, striker, Peralta juga penyerang yang luar biasa. Saya tidak punya penyerang yang lebih baik dari Peralta di liga ini. Menalo, Ragnar, Beckham, Berguinho, ada 6-7 pemain, Barros juga, semuanya berbeda," jelasnya.

Persoalannya, kata Igor, bukan semata jumlah pemain yang tersedia. Persib masih membutuhkan waktu untuk membentuk chemistry lantaran masa pramusim yang terbatas.

"Masalahnya di sini adalah, dengan pramusim yang kami jalani, kami tidak punya banyak sesi latihan. Jadi ketika melihat mengapa Balsa tampak paling padu sebagai pemain nomor sembilan, tahu apa jawabannya? Karena dia yang menghabiskan waktu paling banyak di posisi tersebut," tegasnya.

Bagi Igor, setiap pemain memiliki fungsi berbeda. Karena itu, ia tidak melihat kebutuhan Persib hanya dari posisi natural seorang pemain.

"Setiap pemain di posisi mana pun membawa sesuatu yang berbeda, senjata yang berbeda. Peralta senjata yang berbeda, Barros senjata yang berbeda, Ragnar senjata yang berbeda. Jadi kami punya banyak opsi, itulah mengapa saya sangat senang," katanya.

Tak Mau Hamburkan Uang

Igor juga menyinggung pertimbangan finansial dalam aktivitas transfer Persib. Menurutnya, klub memiliki anggaran dan batasan sehingga tidak semua kebutuhan bisa diselesaikan dengan mendatangkan pemain baru.

"Kami punya anggaran, kita punya batasan, kami tidak menghamburkan uang untuk transfer. Beberapa klub lain membeli pemain dan melakukan transfer besar, lalu beberapa orang berpengaruh mengatakan hal-hal tertentu tentang Persib," tuturnya.

Ia memastikan manajemen dan tim pelatih tetap mengetahui bagian yang perlu dibenahi, meski proses tersebut tidak bisa dilakukan secara instan.

"Sekali lagi, kami tahu apa yang perlu dibenahi di Persib, kami tahu ini dan kami bekerja 24 jam untuk itu. Tapi prosesnya berjalan perlahan, sayangnya. Kita tak punya uang untuk membeli segalanya, lalu mengubahnya seketika," ujarnya.

"Kami melakukannya langkah demi langkah, tapi Anda bisa melihat peningkatannya. Sekali lagi, bisakah lebih cepat? Bisa lebih cepat. Tapi kami sedang bekerja, kami terus bekerja," sambungnya.

Setelah bursa ditutup, Igor memastikan tidak ada persoalan terkait kebijakan perekrutan pemain Persib.

"Transfer telah dilakukan, tim ini luar biasa, dan tolong, tidak ada masalah dengan perekrutan pemain. Kita punya beberapa masalah lain, tapi itu bukan soal perekrutan," ucap Igor.

Yakin 27 Pemain Cukup

Dengan 27 pemain untuk empat kompetisi, Igor tetap percaya diri. Ia menilai jadwal pertandingan yang tidak berlangsung bersamaan membuat Persib bisa mengatur kesempatan bermain dengan melakukan rotasi.

"Untuk empat kompetisi, tapi kan tidak berjalan serentak. Kami menjalaninya bertahap. Bahkan pertandingan sejauh ini berjalan cukup baik. Kami melakukan rotasi. Kami berotasi dan memiliki senjata yang bervariasi," ungkapnya.

Menurut Igor, tantangan terbesar Persib saat ini justru bagaimana pemain-pemain baru dan lama semakin memahami karakter permainan satu sama lain.

"Masalah bagi kami hanyalah miskomunikasi antarpemain. Para pemain perlu belajar cara bermain dengan Barros, cara bermain dengan Peralta, cara bermain dengan Berguinho, cara bermain yang lain," tutup Igor.

Halaman 2 dari 2
(bba/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads