Kroos Sanjung Keberanian Mourinho di Markas Barcelona

Soccer Update

Kroos Sanjung Keberanian Mourinho di Markas Barcelona

Putra Rusdi K - detikJabar
Jumat, 30 Okt 2026 10:21 WIB
Soccer Football - UEFA Champions League - AS Roma v Real Madrid - Stadio Olimpico, Rome, Italy - October 14, 2026 Real Madrid coach Jose Mourinho looks on REUTERS/Guglielmo Mangiapane
Jose Mourinho. (Foto: REUTERS/Guglielmo Mangiapane)
Jakarta -

Jose Mourinho mendapatkan pujian tinggi legenda Real Madrid, Toni Kroos, usai sukses menaklukkan Barcelona dalam laga El Clasico. Meski Barcelona tampil dominan, taktik "The Special One" terbukti mampu membuat tuan rumah tak berkutik.

Real Madrid sukses mencuri kemenangan 1-2 di markas Barcelona, Camp Nou, pada Senin (26/10/2026). Dua gol kemenangan El Real diborong oleh Kylian Mbappe, sementara Barcelona hanya mampu membalas satu gol lewat aksi Raphinha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemenangan ini sekaligus memutus rekor sempurna Barcelona di LaLiga musim ini. Posisi Blaugrana di puncak klasemen kini mulai terancam. Dengan koleksi 27 poin, Barcelona hanya terpaut dua hingga tiga poin dari duo Madrid, Atletico dan Real Madrid, yang terus membayangi di posisi bawahnya.

Jose Mourinho membuktikan kelasnya sebagai pelatih papan atas dengan menerapkan taktik yang sangat jitu. Los Blancos tampil disiplin dengan mengandalkan pertahanan solid dan serangan balik kilat yang mematikan untuk menghukum lini pertahanan Barcelona.

ADVERTISEMENT

Secara statistik, Madrid memang kalah dalam penguasaan bola dengan perbandingan 37 persen berbanding 67 persen. Namun, efektivitas serangan Madrid jauh lebih tajam di depan gawang, yang menjadi kunci utama raihan tiga poin di laga krusial ini.

Toni Kroos pun angkat bicara mengenai pendekatan taktis Mourinho. Menurutnya, keberanian Madrid di bawah asuhan Mourinho menjadi pembeda utama dalam laga El Clasico kali ini.

"Real Madrid dan Mourinho tampil sangat berani di Camp Nou, dan itu menjadi perbedaan besar dibandingkan dengan laga-laga Clasico sebelumnya," ujar Kroos dikutip dari Sport Mole.

"Para pemain depan menunjukkan kualitas mereka. Ada pula momen-momen di mana mereka bertahan dengan baik, seperti saat Barca menyamakan kedudukan. Pada saat itu, siapa pun di antara kami pasti akan menerima hasil imbang tersebut," jelasnya.

Pria asal Jerman ini menambahkan bahwa taktik Mourinho berhasil meredam dominasi Barcelona. Para pemain Madrid dinilai sangat tenang dalam menghadapi tekanan intens yang dilancarkan oleh tim tuan rumah.

"Barcelona adalah tim yang lebih baik dalam hal permainan sepakbola karena mereka lebih mendominasi pertandingan dibandingkan Madrid. Namun, mereka kesulitan saat strategi tekanan (pressing) mereka tidak berjalan dan mereka harus bertahan," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di detikSport

(pur/orb)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads