Akhir Hidup Pria Banyuwangi Tewas Dimassa gegara Kepergok Curi Jeruk

Round Up

Akhir Hidup Pria Banyuwangi Tewas Dimassa gegara Kepergok Curi Jeruk

Amir Baihaqi - detikJatim
Rabu, 16 Sep 2026 06:31 WIB
TKP terduga maling jeruk tewas dimassa di Dusun Kedungrejo, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi
TKP terduga maling jeruk tewas dimassa di Dusun Kedungrejo, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi (Foto: Eka Rimawati/detikJatim)
Banyuwangi -

Seorang pria tewas dikeroyok massa usai diduga terpergok mencuri jeruk di kebun milik warga di Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026). Kasus ini tengah diselidiki polisi.

Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Lanang Teguh Pambudi saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa dugaan penganiayaan berujung maut tersebut.

"Dugaan peristiwa itu benar terjadi, tetapi saat ini kami masih menunggu hasil penyelidikan anggota di lapangan," kata Lanang kepada detikJatim, Rabu (16/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pejabat Sementara (PS) Kapolsek Bangorejo Iptu Wahid Hasyim Basri mengatakan terduga pelaku yang tewas berinisial VK warga Dusun Kedungrejo Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo. VK diduga beraksi dengan temannya berinisial HR warga Dusun Tamansuruh, Bangorejo yang hanya mengalami luka ringan.

ADVERTISEMENT

Hasyim menuturkan pengeroyokan dua terduga pencuri jeruk tersebut berawal pada pada Selasa (15/9/2026) dini hari. Saat itu kedua terduga pelaku mencuri jeruk di kebun milik warga setempat.

Namun aksi kedua terduga pelaku diketahui warga. Mereka kemudian terkepung dan ditangkap pada sekitar 04.30 WIB. Keduanya lantas jadi sasaran amuk massa hingga babak-belur.

Aksi main hakim itu kemudian dilaporkan ke polisi. Kedua terduga pelaku dilarikan ke Puskesmas Kebondalam sekitar pukul 05.30 WIB. Namun nahas, pelaku berinisial VK yang mengalami luka dan dinyatakan meninggal.

"Dua terduga pelaku pencurian kami amankan, 1 orang alami luka ringan sementara SA ini luka parat dan meninggal dunia setelah sempat dirawat di Puskesmas lalu dirujuk ke Rumah Sakit Graha Media Gambiran," kata Hasyim.

Hasyim menyatakan bahwa kasus ini, pihaknya melakukan membagi dua penyelidikan terkait pencurian dan penganiayaan hingga menyebabkan maut. Pada kasus yang terakhir kini ditangani penyidik Satreskrim Polresta Banyuwangi

"Untuk dugaan pencurian masih kami lakukan penyidikan, sementara dugaan pengeroyokan berujung korban jiwa ditangani Satreskim Polresta Banyuwangi," pungkas Hasyim.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads