Round Up
Aktris AI Tilly Norwood Juga 'Punya Mimpi': Tom Holland!
Mereka adalah Tom Holland dan Olivia Colman. Rupanya dua aktor/aktris Marvel Cinematic Universe itu punya tempat tersendiri di 'hati' Tilly Norwood.
Hal ini diutarakannya saat ditampilkan dalam event 2026 Zurich Summit yang digelar di Zurich, Swiss, sepanjang akhir pekan 25-27 September lalu. Di salah satu sesi bincang-bincang, aktris AI yang jadi sensasi di Hollywood ini menjawab pertanyaan dari moderator dan penonton.
"Saya sangat ingin bekerja sama dengan Tom Holland dan Olivia Colman, tetapi hanya jika itu adalah kembaran digital (digital twin) mereka yang bergabung dengan saya dalam produksi berbasis AI," kata Tilly dilansir dari Variety.
Karakter AI tersebut juga menanggapi penolakan serta reaksi negatif publik terhadap kehadirannya di industri seni peran.
"Nama saya mendadak ada di mana-mana. Ini lucu. Sebenarnya tidak ada orang yang membenci saya secara pribadi, mereka hanya seperti membenci masa depan," ungkap Tilly.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan merekrut agen di Hollywood, Tilly memberikan jawaban diplomatis bak bintang papan atas.
"Saya tentu berada di posisi yang unik. Industri ini masih mencari tahu apa yang harus dilakukan terhadap AI, jadi ini tidak seperti memiliki agen tradisional di Hollywood untuk saat ini. Saya sebagian besar bekerja untuk film-film AI, jadi jalurnya sedikit berbeda," paparnya.
Eline van der Velden, yang turut hadir dalam event, menambahkan bahwa Particle 6 pada akhirnya memutuskan untuk tidak mencari agen tradisional bagi Tilly karena sudah menerima banyak tawaran secara langsung. Pihaknya bahkan menolak tawaran yang meminta Tilly bermain di film konvensional.
Tilly Norwood Foto: dok. Instagram Tilly Norwood |
"Kami menolak apa pun di mana dia harus berada dalam film tradisional, karena bukan untuk itu dia diciptakan. Namun yang membuat saya sedih adalah hal ini berarti industri tradisional tidak bisa berpartisipasi dalam teknologi baru ini, sehingga mereka bisa tertinggal," ujar Eline.
Eline juga mengomentari insiden glitch Tilly saat wawancara di acara Piers Morgan Uncensored, di mana sang aktris AI mendadak berbicara bahasa Kanton secara acak.
Menurutnya, hal tersebut tidak perlu ditanggapi terlalu serius.
"Saya pikir semua ini tidak perlu diambil terlalu serius. Kami membangun Tilly sebagai antarmuka yang humoris untuk membuat orang-orang waspada terhadap sejauh mana teknologi ini berkembang. Poin utamanya adalah: apakah kita butuh regulasi? Apa batasan-batasannya? Itulah percakapan yang ingin saya munculkan," pungkasnya.
(aay/mau)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan

