Menang Oscar, The Holdovers Dituding Plagiat
Gugatan tersebut resmi dilayangkan oleh Simon Stephenson, penulis naskah di balik film animasi Luca, yang mengeklaim bahwa film yang dibintangi oleh Paul Giamatti itu telah menjiplak karya aslinya secara terang-terangan.
Konflik penciptaan karya ini bermula dari naskah berjudul Frisco karya Stephenson yang hingga kini belum pernah diproduksi menjadi sebuah film layar lebar.
Berdasarkan dokumen gugatan yang didaftarkan di pengadilan federal California, Stephenson menuding bahwa Alexander Payne sempat membaca naskahnya sebanyak dua kali, masing-masing pada 2013 dan sekali lagi pada 2019, sebelum akhirnya memutuskan untuk menolaknya.
Kendati demikian, Stephenson dikejutkan oleh kemunculan film The Holdovers yang dirilis pada akhir 2023.
Menurutnya, film tersebut memiliki alur cerita utama, konstruksi karakter, hingga nuansa dialog yang sangat identik dengan naskah Frisco miliknya.
Pihak Stephenson bahkan membeberkan detail temuan yang mencakup puluhan kemiripan insiden antara kedua karya tersebut, di mana sebagian besar di antaranya terjadi dalam urutan kronologis yang persis sama.
Sebetulnya, tudingan plagiat ini bukanlah hal baru yang langsung mengejutkan industri perfilman Hollywood.
Isu dugaan penjiplakan tersebut sempat mencuat ke permukaan publik dan menjadi bahan perbincangan hangat sesaat sebelum malam puncak ajang penghargaan prestisius Academy Awards atau Oscar digelar.
Setelah sempat menjadi polemik panas di berbagai media massa internasional, perselisihan kreatif itu kini resmi dibawa ke jalur hukum dengan menggugat secara perdata Alexander Payne bersama dengan co-penulis naskah The Holdovers, Daniel Hemingson.
Hingga saat berita ini diturunkan, pihak Alexander Payne, para produser, maupun rumah produksi yang menaungi film The Holdovers terpantau masih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi atau pembelaan hukum terkait tuduhan pelanggaran hak cipta tersebut.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
